Pengaruh Bermain Terapeutik Storytelling Menggunakan Media Buku Cerita Bergambar terhadap Tingkat Kecemasan Anak Hospitalisasi

Authors

  • Rizqi Khalaliyah Universitas Islam Sultan Agung
  • Nopi Nur Khasanah Universitas Islam Sultan Agung
  • Kurnia Wijayanti Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.55606/termometer.v3i4.5488

Keywords:

Anxiety, Child Hospitalization, Picture Books, Storytelling, Therapeutic Play

Abstract

Hospitalization in preschool children often causes anxiety due to separation from parents, frightening medical procedures, and the unfamiliar hospital environment. Anxiety at an early age can have both short- and long-term negative impacts, such as refusal of medical treatment, difficulty cooperating with health professionals, and even traumatic experiences related to hospitals. One nursing intervention to reduce anxiety is play therapy, and storytelling is considered effective because it allows children to express their feelings and fears through imagination and enjoyable narratives. Objective: This study aimed to determine whether preschool children hospitalized in the Flamboyan Ward of Harapan Anda Islamic Hospital, Tegal, experienced a reduction in anxiety levels after being given therapeutic storytelling interventions using picture storybooks. Method: This study used a one-group pre-test–post-test design. Purposive sampling was employed to recruit 40 preschool children aged three to six years. Anxiety levels were measured using the DASS-42 questionnaire, consisting of 14 items related to anxiety. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test to compare pre- and post-intervention scores. Results: The findings showed that the majority of children after the intervention were in the normal category (67.5%), compared to 40% who experienced significant anxiety before the intervention. The Wilcoxon test produced a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that therapeutic storytelling using picture storybooks significantly reduced anxiety levels in hospitalized preschool children. Conclusion: Therapeutic storytelling can be considered a simple, enjoyable, and effective non-pharmacological intervention for pediatric nurses to reduce anxiety among preschool children during hospitalization.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiyati, D., Hartiti, T., & Samiasih, A. (2020). Pengaruh terapi bermain terhadap tingkat kecemasan anak. Jurnal Keperawatan, 1(1), 35–44.

Dita Larasaty, F., Larasaty, F. D., & Sodikin. (2020). Pengaruh terapi bermain storytelling dengan media hand puppet terhadap kecemasan hospitalisasi anak usia prasekolah di RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 96–102. https://journal.um-surabaya.ac.id/JKM/article/view/5581

Faidah, N., & Marchelina, T. (2022). Tingkat kecemasan anak usia prasekolah yang dirawat di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 11(3), 218. https://doi.org/10.31596/jcu.v11i3.1207

Fitra Herayeni, D., Immawati, & Nurhayati, S. (2022). Penerapan terapi mewarnai terhadap penurunan kecemasan pada anak prasekolah (3–6 tahun) yang mengalami hospitalisasi di RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 59–65.

Ginanjar, M. R., Ardianty, S., & Apriliyani, K. (2021). Factors related anxiety level on hospitalized children. Masker Medika, 9(1), 359–364. https://doi.org/10.52523/maskermedika.v9i1.439

Halimatus, S., & Hafidah, L. (2024). Terapi bermain storytelling terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi di Ruang Edelweiss RSU Mohammad Noer Pamekasan. Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan, 5(1), 19–25. https://doi.org/10.52234/jstk.v5i1.317

Hidayati Nur Oktavia, Sutisnu, A. A., & Nurhidayah, I. (2021). Efektivitas terapi bermain terhadap tingkat kecemasan anak yang menjalani hospitalisasi. Jurnal Keperawatan BSI, 9(1), 61–67.

Kusumadewi, S., Wahyuningsih, H., & Informatika, T. (2020). Model sistem pendukung keputusan kelompok untuk penilaian gangguan depresi, kecemasan dan stres berdasarkan DASS-42. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 7(2), 219–228. https://doi.org/10.25126/jtiik.2020721052

Mariyam, M., Sulistyawati, E., & Pohan, V. Y. (2022). Optimalisasi pelaksanaan program terapi bermain pada anak di rumah sakit. SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 1. https://doi.org/10.26714/sjpkm.v2i2.10975

Martasih, E., Sari, I. Y., & Prawesti, I. (2023). Terapi bermain menyusun balok menurunkan kecemasan prasekolah selama hospitalisasi. Jurnal Kesehatan, 10(2), 92–100.

Ningsih, S. W. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua pada hospitalisasi anak usia prasekolah di ruang rawat inap RSUD Kab. Aceh Singkil. http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/5587

Perdana, R. G., & Tambunan, D. M. (2024). Pengaruh terapi bermain jenga terhadap tingkat kecemasan pada anak prasekolah (4–6 tahun) akibat hospitalisasi di Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug. Indonesian Trust Nursing Journal, 2(1), 87–92.

Ria Setia Sari, & Afriani, F. (2019). Terapi bermain clay terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah (3–6 tahun). Jurnal Kesehatan, 8(1), 51–63. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v8i1.151

Rika Widianita, D. (2023). Pengaruh bermain playdough terhadap tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak prasekolah. At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam, 8(1), 1–19.

Saputro, H., Fazrin, I., & Surya, S. (2017). Penurunan tingkat kecemasan anak akibat hospitalisasi dengan penerapan terapi bermain. Jurnal Konseling Indonesia, 3(1), 9–12. http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JKI

Setiawan, R. (2021). Gambaran penggunaan teknologi informasi. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1915–1924. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.952

Shadrina, N., & Wahyu, A. (2023). Pengaruh terapi bermain playdough terhadap tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah (3–6 tahun) di Murni Teguh Memorial Hospital Medan. Indonesian Trust Nursing Journal, 1(2), 1–23. https://doi.org/10.71023/jukes.v1i2.9

Sitorus, M., Utami, T. A., & Prabawati, F. D. (2020). Hubungan hospitalisasi dengan tingkat stres pada anak usia sekolah di Unit Rawat Inap RSUD Koja Jakarta Utara. Health Information: Jurnal Penelitian, 12(2), 152–160. https://doi.org/10.36990/hijp.v12i2.200

Siwahyudati, & Zulaicha, E. (2017). Hubungan frekuensi hospitalisasi dengan tingkat kecemasan anak usia sekolah di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Slamet Riyanto, S. T., & Putera, A. R. (2022). Metode riset penelitian kesehatan & sains. Deepublish.

Suryantini, N. P., Ma’rifah, A., Yulianti, I., Mardiyana, R., Yanti, A. D., & Kusmindarti, I. (2019). Playdough to reduce anxiety: Alternative therapy in pre-school children with hospitalization. International Journal of Nursing and Midwifery Science, 3(1), 35–42. https://doi.org/10.29082/ijnms/2019/vol3/iss1/208

World Health Organization. (2021). Maternal mortality. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality

Widiawati, S., Riskiana, R., & Maylina Sari, R. (2024). Hubungan terapi bermain dan peran perawat dengan kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi anak di rumah sakit. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 11(2), 47–53. https://doi.org/10.32539/jks.v10i1.241

Downloads

Published

2025-09-15

How to Cite

Rizqi Khalaliyah, Nopi Nur Khasanah, & Kurnia Wijayanti. (2025). Pengaruh Bermain Terapeutik Storytelling Menggunakan Media Buku Cerita Bergambar terhadap Tingkat Kecemasan Anak Hospitalisasi. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 3(4), 149–162. https://doi.org/10.55606/termometer.v3i4.5488

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.