Analisis Kesalahan Siswa Kelas XII dalam Menyelesaikan Soal Permutasi Berdasarkan Kriteria Watson melalui Model PBL Ditinjau dari Gender

Authors

  • Eka Finanti Septiana Simamora Universitas Negeri Medan
  • Katrina Samosir Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.55606/lencana.v4i2.6021

Keywords:

Error Analysis, Gender, PBL, Permutation, Watson’s Criteria

Abstract

This study aims to describe the types of students’ errors in solving permutation problems based on Watson’s criteria through the PBL model and to analyze differences in errors reviewed from a gender perspective. This study employed a descriptive quantitative approach with the subjects consisting of 30 students of class XII MATLANKO-2 at SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Data were collected through essay tests and interviews, then analyzed by calculating final scores and the percentage of errors in each Watson category. The results showed that out of 102 identified errors, omitted conclusion errors and skill hierarchy problems each accounted for 25.49%, inappropriate procedures accounted for 15.68%, inappropriate data 14.70%, undirected manipulation 9.80%, and above other category 8.84%. Based on gender, male students were more dominant in skill hierarchy problems (28.89%) and above other category (20%), while female students were more dominant in inappropriate procedures (24.56%) and undirected manipulation (12.28%). The findings indicate that students’ errors were predominantly influenced by internal factors, particularly lack of conceptual understanding and weaknesses in procedural skills in solving permutation problems.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arroyo-Barrigüete, J. L. (2023). Gender gap in mathematics achievement across educational levels. SAGE Open, 13(2), 1–12. https://doi.org/10.1177/21582440231166922

Buhaerah, B., Jusoff, K., Nasir, M., & Dangnga, M. S. (2022). Student’s mistakes in solving problems based on Watson’s criteria and learning style. Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK), 5(2), 95–104. https://doi.org/10.30598/jupitekvol5iss2pp95-104

Charismatika. (2020). Kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan penerapan model problem based learning berbantu media komik dengan role playing. Jurnal Ilmiah PGSD, 4(2), 63-64.

Dwinata, A., & Ramadhona, R. (2018). Analisis kesalahan siswa dalam pemecahan problematika kaidah pencacahan titik sampel. Jurnal Gantang, 3(2), 117–126. https://doi.org/10.31629/jg.v3i2.479

Evriyanti, I., Yuniawatika, & Madyono, S. (2020). Errors analysis resolving problems story based on Watson’s error category: A student in the 4th class of elementary school. 487(ECPE), 115–121. https://doi.org/10.2991/assehr.k.201112.022

Febriana, N. T., Hobri, & Lestari, N. D. S. (n.d.). Analisis kesalahan siswa berdasarkan kategori Watson dalam menyelesaikan soal-soal himpunan di kelas VII D SMP Negeri 11 Jember. Unej, 1–5.

Frisnoiry, S., Hijriyanti, P., Tamba, P. E., & Ritonga, F. F. (2023). Analisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal permutasi dan kombinasi. 2(2), 100–106.

Gulvara, M. A., Suryadi, D., & Kurniawan, S. (2023). Kesalahan siswa menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan skema Fong: Systematic literature review. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 6(2), 607–618. https://doi.org/10.22460/jpmi.v6i2.17141

Khasawneh, A. A., Al-Barakat, A. A., & Almahmoud, S. A. (2023). The impact of mathematics learning environment supported by error-analysis activities on classroom interaction. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 19(2). https://doi.org/10.29333/ejmste/12951

Kompas. (2025, January 15). Nilai matematika dan bahasa pada TKA 2025 sangat rendah. Kompas.

Laiya, W. S., Abbas, N., & Nurwan. (2025). The implementation of problem-based learning to improve mathematical problem-solving ability: A case on social arithmetics. (JIML) Journal of Innovative Mathematics Learning, 8(2), 390–399. https://doi.org/10.22460/jiml.v8i2.28121

Lara, D., & Sjakhyakirti, U. (2025). Analisis kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika tipe PISA berdasarkan kesalahan Kastolan. Pendidikan Pemuda Nusantara, 7, 29–39.

Lismayani. (2022). Analisis kesalahan siswa-siswi dalam menyelesaikan soal identitas trigonometri berdasarkan kriteria Watson. Banda Aceh: Skripsi Mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Banda Aceh.

Lutviana, I. (2020). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi aritmatika sosial menurut kriteria Watson (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Ponorogo). Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Marwiyah, M. (2022). Perbandingan prestasi belajar matematika siswa laki-laki dengan siswa perempuan di kelas XI SMK Negeri 2 Panyabungan (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).

Mashuri, S., Djidu, H., & Ningrum, R. K. (2019). Problem-based learning dalam pembelajaran matematika: Upaya guru untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 112–125. https://doi.org/10.21831/pg.v14i2.25034

Nggeo, J. P., & Saingo, Y. A. (2024). Signifikansi model problem-based learning untuk meningkatkan kerja sama. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(4), 12-12.

Nugraha, T. H., & Pujiastuti, H. (2019). Analisis kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan perbedaan gender. Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 1–7. https://doi.org/10.22437/edumatica.v9i1.5880

Nur, A. S., & Palobo, M. (2018). Profil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari perbedaan gaya kognitif dan gender. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 9(2), 139–148. http://dx.doi.org/10.15294/kreano.v9i2.15067

Permana, Y., Dawa Mumtaazy, A., & Rohendi. (2021). Tantangan pendidikan Indonesia dalam meningkatkan sumber daya manusia di abad 21. Conference Series Journal, 01(01), 017.

Purwaningsih, A., & Arifah, N. R. (2025). Persepsi siswa terhadap kesulitan dan strategi dalam menyelesaikan masalah matematika: Studi kualitatif berbasis wawancara. 10, 641–646.

Rahayu, D. D. (2024). Analisis kesalahan siswa ditinjau dari gender dalam menyelesaikan masalah materi permutasi berdasarkan kriteria Watson. Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 12. https://doi.org/10.24114/jfi.v5i1.57445

Risala, R. O. G., Yohanie, D. D., & Darsono. (2025). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMA dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gender. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 116–126.

Rustandi, S. F., & Purniati, T. (2024). Analisis kesalahan siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan prosedur Newman’s. Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika), 8(1), 35–43. https://doi.org/10.37150/jp.v8i1.2760

Sari, A. P. (2021). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan metode Newman. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.

Sari, S. (2023). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan kriteria Watson ditinjau dari segi gender. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro.

Siswanto, E., & Meiliasari, M. (2021). Penerapan metode pembuktian dalam logika matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 10(2), 112–118.

Sitti Munawara. (2025). Analisis kesalahan dalam menyelesaikan soal sistem koordinat Cartesius berbentuk peta buatan berdasarkan taksonomi SOLO (MTsN Luwu Utara). Institut Agama Islam Negeri Palopo.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Rineka Cipta.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). ALFABETA.

Sujiwo, D. A., Ramadanti, D. A., & Marsidi, M. (2025). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal kontekstual berdasarkan kriteria John Watson ditinjau dari perbedaan gender. Jurnal Axioma: Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 10(1), 47–56. https://doi.org/10.56013/axi.v10i1.3171

Surya, I. T. M., Suastika, I. K., & Sesanti, N. R. S. (2018). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal materi operasi bentuk aljabar berdasarkan tahapan Newman di kelas VII SMP NU Bululawang. Jurnal Terapan Sains & Teknologi (RAINSTEK), 1(1), 26.

Sutriyani, W. S., & Widiyono, A. W. (2021). Konsep dasar matematika. UNISNU Press.

Tohir, M., & Choirul, A. (2022). Matematika untuk SMA/SMK/MA Kelas XII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Travero, G., Pérez-Sánchez, J., & González-Martínez, R. (2025). Study habits, mathematics performance, and gender differences. International Journal of Educational Research, 120, 102245.

Ujud, S., Nur, T. D., Yusuf, Y., Saibi, N., & Ramli, M. R. (2023). Penerapan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA Negeri 10 Kota Ternate kelas X pada materi pencemaran lingkungan. Jurnal Bioedukasi, 6(2), 337–347. https://doi.org/10.33387/bioedu.v6i2.7305

Wulandari, D., Pujiastuti, H., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2020). Analisis pemahaman matematis pada materi permutasi dan kombinasi. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 20(3), 200–209.

Wulandari, S. A. (2023). Materi lingkaran ditinjau dari perbedaan gender pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sukorambi.

Yulia, R., & Awaluddin, A. (2020). Analisis kesalahan siswa mengerjakan soal matematika di kelas V SDN 37 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 124–131.

Zahwa, N., Hilda, N. R., Astuti, T. K., Weryani, W., Prasetyawati, Y., Zulkardi, Z., Nuraeni, Z., & Sukmaningthias, N. (2022). Studi literatur: Implementasi merdeka belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran matematika selama pandemi. Biormatika: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 8(1), 110–119. https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1186

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Eka Finanti Septiana Simamora, & Katrina Samosir. (2026). Analisis Kesalahan Siswa Kelas XII dalam Menyelesaikan Soal Permutasi Berdasarkan Kriteria Watson melalui Model PBL Ditinjau dari Gender . Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 4(2), 189–200. https://doi.org/10.55606/lencana.v4i2.6021

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 

You may also start an advanced similarity search for this article.