Batas Tanggung Jawab Notaris terhadap Kebenaran Materiil dalam Akta Otentik Berdasarkan Keterangan Para Pihak
DOI:
https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v4i2.6036Keywords:
Authentic Deed, Legal Certainty, Material Truth, Notary Responsibility, Parties’ StatementsAbstract
This study examines the boundary of notary responsibility regarding material truth in authentic deeds based on statements made by the parties. The research focuses on the normative legal framework governing notarial authority and the extent to which a notary can be held responsible for the accuracy of substantive information contained in deeds. Using a normative legal research method, this study analyzes statutory regulations, doctrinal concepts, and relevant court decisions to identify inconsistencies between legal norms and judicial practice. The findings indicate that notaries are principally responsible for formal truth, including procedural and administrative validity of deeds, while material truth remains the responsibility of the parties who provide the statements. However, judicial practice shows varying interpretations, particularly when deeds are disputed due to false or inaccurate information provided by the parties. Such conditions create legal uncertainty regarding the limits of notarial liability. This study concludes that notarial responsibility should remain confined to formal aspects unless there is proven involvement, negligence, or intentional misconduct by the notary. Clear normative boundaries are required to ensure legal certainty and maintain the functional distinction between notarial duties and party accountability in the creation of authentic deeds.
Downloads
References
Abdillah, S. (2023). Batasan Kewenangan Dan Tanggung Jawab Notaris-PPAT Dalam Edukasi Prosedur Pembuatan Akta Otentik Ditinjau Dari Pasal 51 KUHP. Journal of Education Research, 4(1), 67–72.
Afriansyah, M. A., Rosmidah, R., & Syamsir, S. (2026). Akibat Hukum Cacat Formil dan Cacat Materiil pada Akta Notaris dalam Pembuktian Hukum di Indonesia. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(3), 2470–2484.
Agustini, W., & Djaja, B. (2024). Pertanggungjawaban Notaris Terhadap Akta Yang Cacat Hukum: Legal Consequences And Notary Liability For Deeds That Are Defected In Law. Journal Presumption of Law, 6(1), 1–17.
Almuntas, A., Jamin, M., & Rustamaji, M. (2024). Pertanggung Jawaban Pidana Notaris dalam Pembuatan Akta Berdasarkan Dokumen Pendukung yang Mengandung Keterangan Palsu. Seminar Nasional Hukum Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 1, 59–69.
Ardiansyah, E., Saleh, M., & Rachman, R. (2022). Batasan Tanggungjawab Notaris Terhadap Akta Autentik Yang Dibuatnya. Recital Review, 4(2), 432–451.
Aulia, N., & Nabilah, N. R. A. (2025). Analisis Yuridis Tanggung Jawab Notaris Terhadap Isi Dan Kebenaran Data Dalam Akta Autentik. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(2), 1666–1679.
Berutu, C. A. N., Wardhani, Y., Ambarsari, N., & Fitrian, Y. (2024). Tanggung Jawab Notaris Secara Hukum dalam Pembuatan Akta. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(6), 2145–2151.
Bintang, A., Aljamili, M. F., Griptoni, G., Lasmini, L., & Ningsih, W. M. (2025). Batasan Tanggung Jawab Hukum Notaris dalam Pembuatan Akta Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum, 3(1), 88–103.
Darwin, M., Hamid, A., & Samosir, T. (2025). Penerapan Prinsip Kehati-Hatian dalam Pembuatan Akta Jual Beli oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Berdasarkan Fakta Materiil: (Studi Kasus Putusan Nomor: 248/Pid. B/2022/PN Jkt Brt). Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(9).
Dema, S. S. P., Trijaya, M. W., Nurhasanah, S., & Mustika, D. (2026). Batas Tanggung Jawab Notaris terhadap Akta yang Dinyatakan Batal Demi Hukum oleh Pengadilan. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 1275–1283.
Erlys, E., Fadlan, F., Nofrial, R., Respationo, S., & Erniyanti, E. (2023). Analisis Yuridis Tanggung Jawab Notaris Terhadap Tindak Pidana Pemalsuan Akta Otentik (Studi Penelitian di Kota Batam). UNES Law Review, 6(1), 3743–3755.
Kurniawan, R. A. (2025). Tanggung Jawab Notaris Terhadap Terbitnya Akta Jual Beli Tanah dan PPJB Terhadap Dua Klien Dengan Objek Yang Sama (Analisis Putusan Nomor 3/Pdt. G/2024/PN SPG). Media Hukum Indonesia (MHI), 3(1).
Kurniawan, W., Yamani, M., & Kontesa, E. (2026). Perlindungan dan Tanggung Jawab Hukum Karyawan Notaris sebagai Saksi Instrumenter dalam Akta Notaris (Studi Kasus Putusan No. 773/Pid. B/2021, Putusan No. 1209 K/Pid/2022, dan Putusan PK No. 39 PK/Pid/2025). Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 5(2), 855–862.
Malasari, A. D. (2023). Tanggung Gugat Notaris Atas Akta Yang Dibuat Tidak Sesuai dengan Dikehendaki Salah Satu Penghadap. Universitas Narotama.
Pyarrani, D., & Burhanuddin, S. F. (2025). Peran Notaris dalam Menjamin Keabsahan dan Autentisitas Akta Kredit Perbankan. Jurnal USM Law Review, 8(3), 2106–2122.
Ramadhani, D., & Purba, H. (2025). Tanggung Jawab Notaris terhadap Akta Perjanjian Jual Beli Rumah yang Dikeluarkan Berdasarkan Keterangan Palsu oleh Para Pihak: (Studi Putusan Pengadilan Nomor 433/Pdt. G/2021/PN. Mdn). Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(9).
Ridwan, S. H., Wironegoro, R. K., & SH, M. (2022). Hak Imunitas Terhadap Notaris Dalam Menjalankan Tugas Dan Tanggungjawab Yang Tidak Dibebankan Mencari Kebenaran Materiil.
Rochman, M. F., & Umar, W. (2026). Analsis Yuridis Batas Pertanggungjawaban Notaris Dalam Sengketa Akta Autentik Pada Perkara Perdata. Unes Journal of Swara Justisia, 10(1), 88–98.
Selayar, T. I. A. (2023). Standar Mitigasi Bagi Notaris Dalam Menerima Dan Mempertanggungjawabkan Kebenaran Dokumen Serta Keterangan Para Pihak.
Sirait, G. N. A., & Djaja, B. (2023). Pertanggungjawaban Akta Notaris Sebagai Akta Autentik Sesuai Dengan Undang-Undang Jabatan Notaris. Unes Law Review, 5(4), 3363–3378.
Taofik, T. V. D. U., & Putra, M. F. M. (2023). Tanggung Jawab Notaris Terhadap Akta Autentik yang Dibatalkan oleh Pengadilan atas Permintaan Para Pihak. Syntax Idea, 5(9), 1194–1208.
Tapsirudin, T., Aulia, M. Z., & Bakar, F. A. (2026). Pertanggungjawaban Notaris atas Kebenaran Akta Otentik: Studi Putusan MA No. 379K/Pid/2021. Recital Review, 8(1), 90–101.
Tripipo, A. Z. (2025). Tanggungjawab Notaris Terhadap Akta Yang Tidak Dibacakan Notaris di Hadapan Para Pihak (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 351 PK/PDT/2018). Unes Journal of Swara Justisia, 8(4), 879–895.
Utoyo, M. (2024). Pertanggungjawaban Notaris dalam Kasus Akta yang Dinyatakan Batal Demi Hukum. Disiplin: Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda, 30(3), 109–118.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devina Pinkan Febriana, Aminah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






