Penerapan Prinsip Meaningful Participation Proses Perubahan Undang-Undang Tentang Tentara Nasional Indonesia dalam Hubungannya dengan Aspek Kerahasiaan Pertahanan Negara
DOI:
https://doi.org/10.55606/jhpis.v5i3.6747Keywords:
Civilian Supremacy, Defense Secrecy, Legislation-Making Process, Meaningful Participation, Public Participation.Abstract
The principle of meaningful participation constitutes an essential requirement in the formation of democratic legislation. The enactment of Law Number 3 of 2025 amending Law Number 34 of 2004 on the Indonesian National Armed Forces (TNI) has generated significant debate regarding the quality of public participation and the use of defense secrecy as a justification during the legislative process. This research focuses on the implementation of the principle of meaningful participation in the amendment of the TNI Law and its intersection with defense secrecy in the law-making process. This study employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and case approaches. Primary and secondary legal materials are analyzed qualitatively to develop a comprehensive legal understanding of the issues examined. The findings reveal that public participation in the amendment process of the TNI Law did not fully satisfy the standards of meaningful participation established by the Constitutional Court, particularly concerning the rights to be heard (right to be heard), to be considered (right to be considered), and to receive explanations (right to be explained). Limited access to legislative documents and deliberative proceedings resulted in public involvement that was largely procedural rather than substantive. Furthermore, the invocation of defense secrecy during the legislative process extended beyond tactical and strategic military information to encompass matters of public policy that should remain open to public scrutiny. Such circumstances have the potential to restrict public participation, weaken the principle of civilian supremacy, and diminish the democratic legitimacy of the legislative process.
Downloads
References
Adolf, H. (2019). Aspek-aspek hukum pertahanan dan keamanan negara. Refika Aditama.
Amnesty International Indonesia. (2022). Meredam suara, membungkam kritik: Tergerusnya kebebasan sipil di Indonesia.
Anggono, B. D. (2020). Partisipasi masyarakat dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Jurnal RechtsVinding, 9(1), 13. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v9i1.389
Ardianto, W. B., & Ramadhan, Z. R. (2025). Keterlibatan masyarakat dalam pembentukan undang-undang: Tinjauan normatif terhadap proses legislasi Undang-Undang TNI. Jurnal Referendum, 2(4). https://doi.org/10.62383/referendum.v2i4.1416
Arrsa, R. C. (2022). Meaningful participation sebagai prinsip pembentukan undang-undang yang demokratis. Jurnal Legislasi Indonesia, 19(1), 58.
Asshiddiqie, J. (2018). Pengantar ilmu hukum tata negara. Rajawali Press.
Asshiddiqie, J. (2020). Pengantar ilmu perundang-undangan. Rajawali Press.
Asshiddiqie, J. (2021). Konstitusi dan demokrasi Indonesia. Sinar Grafika.
Bovens, M., Schillemans, T., & Goodin, R. E. (Eds.). (2019). The Oxford handbook of public accountability. Oxford University Press.
Dwiyanto, A. (2002). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Galang Printika.
Firdaus. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Rajawali Press.
Gindarsah, I., & Wiratmoko, A. (2017). Reformasi sektor keamanan di Indonesia. Center for Strategic and International Studies.
Haqq, L. D. T., & Rizqul, A. G. (2024). Pemenuhan meaningful participation dalam rangka mewujudkan procedural justice terkait pembentukan peraturan perundang-undangan. Jurnal Legislasi Indonesia, 21(2), 187–189.
Harijanti, S. D. (2020). Kerahasiaan negara dan keterbukaan informasi dalam perspektif negara hukum demokratis. Jurnal Konstitusi, 17(4), 689–690.
Hayat. (2020). Partisipasi dan deliberasi publik dalam proses pembentukan kebijakan. Jurnal Legislasi Indonesia, 17(3), 313.
Hikmahanto, J. (2016). Politik hukum pertahanan dan keamanan negara. Sinar Grafika.
Huda, N. (2018). Pembatasan hak asasi manusia dalam perspektif konstitusi Indonesia. Jurnal Konstitusi, 15(1), 38.
Indrati, M. F. (2019). Ilmu perundang-undangan. Kanisius.
Isra, S. (2018). Pergeseran fungsi legislasi: Menguatnya model legislasi pemerintah dalam sistem presidensial Indonesia. Rajawali Press.
Isra, S. (2020). Lembaga negara: Konsep, sejarah, wewenang, dan dinamika konstitusional. Rajawali Press.
Isra, S. (2022). Demokrasi dan konstitusi: Praktik ketatanegaraan Indonesia pasca perubahan UUD 1945. Rajawali Press.
Isra, S. (2023). Demokrasi dan konstitusi: Perspektif ketatanegaraan Indonesia. Rajawali Press.
Juwana, H. (2016). Politik hukum pertahanan dan keamanan negara. Sinar Grafika.
Kristiyanto, E. N. (2019). Keterbukaan informasi publik dan batasan rahasia negara dalam negara demokratis. Jurnal RechtsVinding, 8(1), 104.
Kurniawan, M. E., & Gerard, A. S. (2025). Problematika revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia dalam perspektif hukum tata negara: Antara reformasi sektor keamanan dan ancaman militerisme. Jurnal Multilingual, 5(1), 455.
Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. (2021). Kajian strategis ketahanan nasional dan keamanan negara. Lemhannas RI.
Mahfud MD, M. (2022). Politik hukum di Indonesia. Rajawali Press.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2020). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020 tentang pengujian Undang-Undang Cipta Kerja.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2025). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 81/PUU-XXIII/2025 tentang pengujian Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia Nomor 3 Tahun 2025.
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. (2000). Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor VII/MPR/2000 tentang peran Tentara Nasional Indonesia dan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum. Kencana.
Muradi. (2021). Tata kelola pertahanan dan reformasi sektor keamanan Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Nurbaningsih, E. (2022). Problematika pembentukan peraturan perundang-undangan: Aktualisasi asas-asas hukum. Rajawali Press.
Nusa Bakhti, I. (2019). Hubungan sipil-militer dan reformasi demokrasi di Indonesia. Obor Indonesia.
OECD. (n.d.). Fair market conditions for competitiveness in the Adriatic region: OECD recommendation on open government 2017.
Polidu, I., Nento, H. P., & Batu, M. (2025). Aspek hukum dan tantangan transparansi dalam pengelolaan dana desa di Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis, 3(1), 1–10.
Prasetya, H. I. (2023). The law of lawmaking as quasi constitutional legislation: Undang-Undang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan sebagai legislasi kuasi konstitusional. Jurnal Konstitusi, 20(1), 40–41. https://doi.org/10.31078/jk2013
Prasetyo, A. (2020). Pengaturan asas keterbukaan dalam pembentukan undang-undang. Jurnal Cakrawala Hukum, 11(2), 125–127. https://doi.org/10.26905/idjch.v11i2.4136
Prasetyo, A. (2022). Indonesia limitation of meaningful participation requirements in the Indonesian law. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(3), 112. https://doi.org/10.25216/jhp.11.3.2022.405-436
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.
Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan.
Semego, I. (2019a). Demokrasi, keamanan, dan reformasi sektor pertahanan di Indonesia. LIPI Press.
Semego, I. (2019b). Sengketa informasi publik dan hak warga negara. Komisi Informasi Pusat.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2018). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Rajawali Pers.
Soeprapto, & Indrati, M. F. (n.d.). Ilmu perundang-undangan: Jenis, fungsi, dan materi muatan. Kanisius.
Solikhin, M. N. (2022). Partisipasi publik dan akuntabilitas legislasi dalam negara demokrasi. Jurnal RechtsVinding, 11(2), 175.
Suhendarto, & Pradana, B. (2022). Konsep meaningful participation dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 19(4), 518.
Susanti, B. (2020). State capture dan pelemahan demokrasi. LP3ES.
Susantini, D. (2026). Kajian Undang-Undang TNI Nomor 03 Tahun 2025 dan stabilitas negara dalam perspektif legitimasi bangsa dan hukum. Jurnal SAINMIKUM, 3(1), 20. https://doi.org/10.60126/sainmikum.v3i1.1404
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rangga Falata Hanif, Yuliandri Yuliandri, Khairul Fahmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






