Analisis Yuridis Implementasi Prinsip Strict Liability dalam Pertanggungjawaban Pelaku Kerusakan Lingkungan Hidup di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.55606/jhpis.v5i3.6707Keywords:
Environmental Damage, Environmental Law Enforcement, Legal Liability, Strict Liability, UUPPLHAbstract
Environmental degradation in Indonesia continues to increase due to unsustainable exploitation of natural resources, including forest and land fires, pollution, and ecosystem destruction. Conventional legal liability mechanisms often face difficulties in proving fault, leading Indonesian environmental law to adopt the strict liability principle as regulated in Article 88 of Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. This study aims to analyze the legal regulation and implementation of the strict liability principle in addressing environmental damage. This research uses a normative legal method with statutory, conceptual, and case approaches. Legal materials were analyzed qualitatively through legislation, legal doctrines, scholarly literature, and court decisions. The findings show that strict liability is an important legal instrument because it simplifies the burden of proof by eliminating the requirement to prove fault. Its application can be seen in several cases, including PT Kallista Alam, PT Waringin Agro Jaya, PT Bumi Mekar Hijau, PT National Sago Prima, and PT Merbau Pelalawan Lestari. However, challenges remain, such as inconsistent legal interpretations, difficulties in proving causation, limited scientific evidence, and weak enforcement of court decisions. Strengthening regulations and law enforcement capacity is needed to ensure effective environmental protection.
Downloads
References
Afandi, F (2022). Penggunaan bukti ilmiah dan penerapan prinsip kehati-hatian dalam putusan perkara pidana materiil lingkungan hidup di Indonesia tahun 2009–2020. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 9(1). https://doi.org/10.38011/jhli.v9i1.500
Danusaputro, M. (1985). Hukum lingkungan: Buku I umum. Binacipta.
Faure, M. G., & Wibisana, A. G. (2013). Economic analysis of environmental liability. Edward Elgar Publishing.
Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat Indonesia. Bina Ilmu.
Helmi. (2012). Analisis pertanggungjawaban perdata pencemaran lingkungan dalam hukum lingkungan Indonesia. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 14(3).
Ibrahim, J. (2019). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Bayumedia Publishing.
Imamulhadi. (2013). Perkembangan prinsip strict liability dan precautionary dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup di pengadilan. Mimbar Hukum, 25(3). https://doi.org/10.22146/jmh.16070
Listiyani, N., & Nopliardy, R. (2022). Kajian terhadap UU Cipta Kerja kluster lingkungan hidup atas dihapusnya prinsip strict liability. Al-Ulum: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2). https://doi.org/10.31602/alsh.v8i2.8274
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum. Kencana.
Nisa, T. K. (2023). Asas strict liability dalam pertanggungjawaban korporasi atas kerusakan lingkungan hidup. Justitia, 17(1).
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 PK/Pdt/2017.
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1794 K/Pdt/2004.
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 460 K/Pdt/2016.
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 651 K/Pdt/2015.
Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 456/Pdt.G-LH/2016/PN.JKT.SEL.
Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 591/Pdt.G-LH/2015/PN.JKT.SEL.
Putusan Pengadilan Negeri Meulaboh Nomor 12/PDT.G/2012/PN.MBO.
Putusan Pengadilan Negeri Palembang Nomor 24/Pdt.G/2015/PN.Plg.
Putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor 157/Pdt.G/2013/PN.Pbr.
Putusan Pengadilan Tinggi Banda Aceh Nomor 50/PDT/2014/PT.BNA.
Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 492/PDT/2017/PT.DKI.
Putusan Pengadilan Tinggi Palembang Nomor 51/PDT/2016/PT.PLG.
Rachma, D. A., & Triwibowo, A. M. (2023). Penerapan prinsip strict liability dalam penegakan hukum lingkungan di Indonesia: Kajian Putusan Nomor 50/PDT/2014/PT.BNA jo. Nomor 12/PDT.G/2012/PN.MBO. Jurnal Yudisial, 16(1). https://doi.org/10.29123/jy.v16i1.574
Rahmadi, T. (2015). Hukum lingkungan di Indonesia. Rajawali Pers.
Riswanti, A. R., Martana, N. A., & Dananjaya, I. N. S. (2013). Tanggung jawab mutlak (strict liability) dalam penegakan hukum perdata lingkungan di Indonesia. Kertha Wicara: Journal Ilmu Hukum.
Salim, E. (2010). Pembangunan berkelanjutan. Gramedia.
Santosa, M. A. (2001). Good governance dan hukum lingkungan. Indonesian Center for Environmental Law (ICEL).
Silalahi, M. D. (2014). Hukum lingkungan dalam sistem penegakan hukum lingkungan Indonesia. Alumni.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2018). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Rajawali Pers.
Soemarwoto, O. (2004). Ekologi, lingkungan hidup dan pembangunan. Djambatan.
Tumangger, N. E., Rahmi, E., & Hartati. (2024). Enforcement of strict liability principles in cases environmental law in Indonesia. Mendapo Journal of Administrative Law, 5(1). https://doi.org/10.22437/mendapo.v5i1.31605
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.
Wibisana, A. G. (2021). Undang-Undang Cipta Kerja dan strict liability. Bina Hukum Lingkungan, 5(3).
Widayati, L. S. (2016). Ultimum remedium dalam bidang lingkungan hidup. Jurnal Legislasi Indonesia, 13(1). https://doi.org/10.20885/iustum.vol22.iss1.art1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurmi Sari, Agustapa Agustapa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






