Tinjauan Yuridis terhadap Pengaturan Harta Bersama dalam Perkawinan Berdasarkan Undang-Undang Perkawinan
DOI:
https://doi.org/10.55606/jhpis.v5i1.5931Keywords:
Joint Property, Marriage, Marriage Law, Normative Legal Research, Property DivisionAbstract
The purpose of this study is to analyze the legal framework governing the division of marital property under the Marriage Law and to examine how such provisions are implemented in judicial practice. The research method employed in this study is the normative legal research method, which focuses on analyzing legal norms and principles. The approaches used include a statutory approach and a conceptual approach to provide a comprehensive understanding of the issue. The data utilized consists of secondary data, encompassing primary, secondary, and tertiary legal sources, including legislation, legal doctrines, and relevant scholarly works. The results of this study indicate that judges have correctly identified joint property in accordance with Article 35 of the Marriage Law. However, in its division, they apply proportional justice, allocating 40% to the wife and 60% to the husband, rather than adopting a strict 50:50 distribution. This approach reflects a legal finding that prioritizes substantive justice based on the specific circumstances of the case. Nevertheless, the decision remains grounded in the provisions of Articles 35–37 of the Marriage Law as the normative basis for resolving disputes related to marital property.
Downloads
References
Amma, M. H. (2023). Tinjauan yuridis tentang harta bersama warga negara Indonesia dan warga negara asing dalam perkawinan campuran menurut sistem hukum di Indonesia. Lex Privatum, 9(5).
Anshary, M. (2016). Harta bersama perkawinan dan permasalahannya. Mandar Maju.
Aqsha, M. R., & Fatimah. (2025). Analisis hukum Islam terhadap perjanjian perkawinan mengenai harta bersama di Indonesia. Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 5(1), 215–225. https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v5i1.3167
Gautama, S. (2007). Hukum keluarga Indonesia. Alumni.
Hadikusuma, H. (2007). Hukum perkawinan Indonesia. Mandar Maju.
Hafifi, M., Sa’adah, S. L., & Hefni, W. (2024). Perjanjian perkawinan dan konsekuensinya terhadap harta bersama pasca perceraian (studi komparatif hukum perdata dengan kompilasi hukum Islam). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(2). https://doi.org/10.35931/aq.v18i2.3421
Hendarto, A. V. P. (2022). Analisis yuridis pembagian harta bersama setelah perceraian ditinjau dari kompilasi hukum Islam dan undang-undang perkawinan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 7(2). https://doi.org/10.17977/um019v7i2p516-523
Indrati, M. F. (2010). Perjanjian perkawinan di Indonesia. FHUI Press.
Limbong, P. H., Siregar, S. A., & Yasid, M. (2021). Pengaturan hukum dalam pembagian harta bersama perkawinan menurut hukum perdata yang berlaku saat ini di Indonesia. Retentum Journal, 3(2).
Mufidatul, W., & Hidayatullah, A. H. (2023). Perspektif maslahah dalam perjanjian perkawinan mengenai harta dalam undang-undang perkawinan. Harmoni, 22(1), 22–47.
Muhammad, A. R., Jafar, U., & Hamzah. (2025). Analisis hukum Islam terhadap pengaturan harta bersama dalam perkawinan. Economics and Law (IJEL), 2(1), 1–19.
Paren, M. A., Yumarni, A., & Rumatiga, H. (2023). Analisis yuridis pelaksanaan putusan perdamaian pembagian harta bersama. Karimah Tauhid, 2(6).
Purwanto, A. (2022). Analisis hukum atas pembagian harta bersama dalam perkawinan campuran pada putusan Mahkamah Agung Nomor 1400 K/Pdt/2017. Recital Review, 4(1), 90–113. https://doi.org/10.22437/rr.v4i1.14766
Sari, N. K. I. K., Setianto, M. J., & Adnyani, N. K. S. (2025). Analisis yuridis terhadap pembagian harta bersama tanpa perjanjian pra-nikah pasca perceraian berdasarkan putusan No. 108/PDT.G/2021/PN.SGR. Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis, 5(2).
Sihombing, J. H., & Esther, J. (2025). Analisis yuridis pembagian harta bersama dalam perceraian menurut hukum perkawinan dan Islam. Humani (Hukum dan Masyarakat Madani), 15(2), 309–323.
Siswanto, H., & Vicky. (2022). Tinjauan yuridis terhadap pembagian harta bersama akibat perceraian dan kewajiban membayar kompensasi kepada mantan istri yang tidak dinafkahi (studi kasus putusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor 314/PDT.G/2010/PN.BKS). Scripta: Jurnal Kebijakan Publik dan Hukum, 2(1), 212–224.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2013). Penelitian hukum normatif. Rajawali Pers.
Subekti, R. (2018). Pokok-pokok hukum perdata. Intermasa.
Tihami, S. S. (2015). Fikih munakahat. Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





