Tinjauan Yuridis Penggunaan Rekaman CCTV sebagai Bukti dalam Perkara Pidana

Authors

  • Nofrianto Adi Aryo Nope Universitas Mahendradatta
  • Ida Bagus Anggapurana Pidada Universitas Mahendradatta
  • Ni Made Rai Sukardi Universitas Mahendradatta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jhpis.v4i3.5528

Keywords:

CCTV Evidence, Criminal Cases, Digital Forensics, Legal Review, Rembang Police

Abstract

This study, entitled "A Legal Review of the Position of CCTV Recordings as Evidence in the Investigation and Proving of Criminal Cases (A Case Study at the Rembang Police Department and the Rembang District Court), aims to determine the position of CCTV recordings as evidence in the investigation and proving of criminal cases at the Rembang Police Department and the Rembang District Court. It also aims to identify the obstacles and solutions faced by the police and judges in the investigation and proving of criminal cases through CCTV recordings. The research method uses a sociological legal approach. Data sources were obtained through several stages, namely field research (interviews) and library research. Data analysis was carried out systematically, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research results, it can be concluded that the position of CCTV recordings as evidence in the investigation and proving of criminal cases at the Rembang Police Department and the Rembang District Court is that CCTV recordings are intended to expedite and simplify the process in court proceedings, and are permissible as long as the process is conducted in a manner permitted by regulations and other legal norms. The solution to address this problem is to provide training for members in digital forensics and to seek assistance from the central government, namely the regional police, to bring in experts in the field of digital forensics.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adami Chazawi. (2007). Pelajaran hukum pidana 1. PT Raja Grafindo.

Ahmad Wardi Muslich. (2005). Hukum pidana Islam. Sinar Grafika.

Amir, F. L., Hendrajana, I. G. M. R., & Parwati, K. S. M. (2024). Strategi pengembangan pariwisata minat khusus di Nusa Penida: Pendekatan berbasis potensi lokal dan kelestarian lingkungan. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(7), 5115-5122.

Amir, N., & Adlansyah, B. (2020). Revisi peruntukan status Teluk Benoa Bali (Pasca penerbitan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2014 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2011). Jurnal Panorama Hukum, 5(2), 139-149. https://doi.org/10.21067/jph.v5i2.4834

Andi Hamzah. (1985). Pengantar hukum acara pidana Indonesia. Ghana Indonesia.

Andriani, D., Juliansyah, R., Wiratanaya, G. N., Sari, D. P., Pidada, I. B. A., Purwaningrum, H., ... & Hanim, W. (2022). Perencanaan pariwisata. Penerbit Widina.

Anggapurana Pidada, I. B. (2022). Universal health coverage di Bali: Konsep, implementasi, dan tantangan. WELFARE: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 11(1), 2022-111. https://doi.org/10.14421/welfare.2022.111-01

Anshoruddin. (2004). Hukum pembuktian menurut hukum acara Islam dan hukum positif. Pustaka Pelajar.

Bahder Johan Nasution. (2008). Metode penelitian ilmu hukum. Mandar Maju.

Bambang Poernomo. (1986). Pokok-pokok tata cara peradilan pidana Indonesia dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1981. Liberty.

Bambang Purnomo. (1994). Asas-asas hukum pidana. Ghalia Indonesia.

Djazuli, H. A. (2000). Fiqh jinayah (Upaya menanggulangi kejahatan dalam Islam). PT Raja Grafindo Persada.

Djoko Prakoso. (1985). Eksistensi jaksa di tengah-tengah masyarakat. Ghalia.

Harahap, J. I., Soepadmo, H. N. R., & Pidada, I. B. A. (2022). Upaya Polda Bali dalam meminimalisir tindak pidana ujaran kebencian melalui sosial media. Formosa Journal of Sustainable Research, 1(1), 21-34. https://doi.org/10.55927/fjsr.v1i1.612

Hari Sasangka & Lily Rosita. (n.d.). Hukum pembuktian dalam perkara pidana. [Penerbit tidak disebutkan].

Harun Husein. (1991). Penyidikan dan penuntutan dalam proses pidana. Rineka Cipta.

Hasis, E. L., & Pidada, I. B. A. (2024). Pengawasan akuntabilitas pemerintah daerah terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jurnal Ilmiah dan Karya Mahasiswa, 2(3), 64-77. https://doi.org/10.54066/jikma.v2i3.1892

Karim Nasution, A. (1981). Masalah surat tuduhan dalam proses pidana. CV Pantjuran Tudjuh.

Pidada, I. B. A. P. (2021). Pemutusan hubungan kerja dalam situasi pandemi Covid-19 menurut konsepsi Negara Pancasila. Jurnal Ilmiah Raad Kertha, 4(1), 37-43. https://doi.org/10.47532/jirk.v4i1.258

Pidada, I. B. A., & Wiratny, N. K. (2021). Penanganan hukum terhadap praktek prostitusi melalui media elektronik. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia, 1(1), 51-60. https://doi.org/10.52436/1.jishi.13

Pidada, I. B. A., et al. (2022). Hukum pidana (E. Damayanti, Ed.). CV Widina Media Utama.

Pidada, I. B. A., Titahelu, J. A. S., Nainggolan, A. A., Sinaga, L. V., Hehanussa, D. J., Sopacua, M. G., ... & Fuady, M. I. N. (2022). Tindak pidana dalam KUHP.

Sasrawan, I. D. M., & Pidada, I. B. A. (2024). Hak dan kewajiban masyarakat desa terhadap tanah adat oleh krama Desa Adat Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 1(3), 26-38. https://doi.org/10.62383/humif.v1i3.258

Sihombing, S. N. (2023). Urgensi reformulasi kebijakan pariwisata Bali dalam menjawab tantangan daya dukung lingkungan dan sosial. Jurnal Pacta Sunt Servanda, 4(1), 55-62.

Sudipa, N. (2023). Mitos tenget dalam pelestarian lingkungan hutan di Pura Puser Saab Nusa Penida, Bali. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya, 8(1), 46-52. https://doi.org/10.25078/pariwisata.v8i1.2349

Sukmadewi, P. S., Arjawa, A. G. P., & Pidada, I. B. A. (2022). Kewenangan Majelis Desa Adat Provinsi Bali dalam pengaturan pelaksanaan pengarakan ogoh-ogoh pada saat perayaan Hari Raya Nyepi pasca pandemi COVID-19 di Provinsi Bali. Formosa Journal of Applied Sciences, 1(4), 361-380. https://doi.org/10.55927/fjas.v1i4.1196

Sukmawan, S., & Alifah, N. (2024). Harmonisasi manusia dengan alam dan ekologi: Kajian atas budaya tamping di masyarakat Tengger. Jurnal Kawistara, 14(2), 186-197. https://doi.org/10.22146/kawistara.89093

Susanti, P. H., Febianti, F., Rahmawati, R., & Nirmalasari, N. L. P. I. (2023). Destinasi pariwisata ramah lingkungan: Praktik berkelanjutan yang mengubah industri. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), 663-676.

Yanti, N. K. D. D., & Pidada, I. B. A. (2023). Analisis yuridis penyaluran tenaga kerja Indonesia: Studi kasus di Provinsi Bali. AL-DALIL: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum, 1(3), 75-80. https://doi.org/10.58707/aldalil.v1i3.601

Yanti, N. K. D. D., & Pidada, I. B. A. (2024). Analisis yuridis penyaluran tenaga kerja Indonesia: Studi kasus di Provinsi Bali. Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi, 2(1), 111-118. https://doi.org/10.59653/jimat.v2i01.363

Zainudin, A. (2010). Hukum Islam. Sinar Grafika.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Nofrianto Adi Aryo Nope, Ida Bagus Anggapurana Pidada, & Ni Made Rai Sukardi. (2025). Tinjauan Yuridis Penggunaan Rekaman CCTV sebagai Bukti dalam Perkara Pidana. JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL, 4(3), 01–14. https://doi.org/10.55606/jhpis.v4i3.5528