Analisis Struktur Penambahan Lantai Bangunan Beton Bertulang Eksisting dengan Sistem Komposit Baja–Beton pada Rumah Sakit Kirana Manado
DOI:
https://doi.org/10.55606/juprit.v5i3.7013Keywords:
Composite Steel-Concrete, Dead Load Reduction, ETABS, Existing Building, Floor AdditionAbstract
Rising demand for inpatient space often pushes hospital operators to add a storey on top of a building that is already standing, even though its columns were sized for a smaller load. This study assesses whether a steel–concrete composite system is a viable choice for the third floor added to the existing reinforced concrete building of Kirana Hospital in Manado. A three-dimensional model was built in ETABS v22.7.0 following SNI 1727:2020, SNI 1726:2019 and SNI 1729:2020. Seismic input uses Manado site parameters of Sₛ = 1.0505 g, S₁ = 0.4689 g, site class SD and risk category IV, giving Sₔₛ = 0.7562 g and Seismic Design Category D. The added floor uses BJ 41 steel, and a second model with a reinforced concrete third floor was analysed for comparison. The highest capacity ratio reached 0.596 in column C9 and 0.707 in beam B36, and every bolted and welded connection passed, the beam–column joint being the most critical at 0.90. Replacing the concrete floor lowered the total dead load by 2,793.55 kN or 15.33%, but the reduction ranges from only 7.54% at joint 12 to 21.98% at joint 20, and the most heavily loaded joints gain the least.
Downloads
References
Alatas, I. M., Taufik, S., & Anggraeni, A. (2022). Studi perancangan ulang struktur atas menggunakan baja komposit gedung business centre di Jakarta Selatan. C-Line: Jurnal Teknik Sipil, 12(1), 1–10.
Al-Nu’man, B. S. (2016). Assessment of strengthening scheme of existing buildings extended by adding additional floors. Eurasian Journal of Science and Engineering, 2(1), 28–40.
Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Nongedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1727:2020 Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1729:2020 Spesifikasi untuk Bangunan Gedung Baja Struktural. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 7860:2020 Ketentuan Seismik untuk Bangunan Gedung Baja Struktural. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Cahyani, N., Sugiharti, & Naibaho, A. (2022). Perencanaan ulang Gedung Type B1 RSUD Dr. Soewandhi Surabaya menggunakan struktur baja. Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi, 3(1), 204–209.
Defryanti, F. C., Purwandito, M., & Ardhyan, M. Z. (2021). Analisis struktur penambahan lantai gedung ruko di Kota Langsa. Jurnal Media Teknik Sipil Samudra, 2(2), 23–31.
Enggartiasto, L., Mahmud, F., & Widiatmoko, K. W. (2023). Evaluasi tingkat kelayakan struktur gedung eksisting 8 lantai di Kota Semarang. Teknika, 18(1), 12–22. https://doi.org/10.26623/teknika.v18i1.6469
Giatmajaya, I. W., Darmayasa, I. G. O., & Sukawati, N. K. S. A. (2020). Perencanaan struktur komposit baja-beton dengan metode LRFD ruang kelas lantai III SMK Pariwisata Labuan Bajo, Flores, NTT. Jurnal Ilmiah Vastuwidya, 3(2). https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2.214
Gidio, Y., Susanti, E., Pertiwi, D., Komara, I., Kamarul F., D., Septiarsilia, Y., Propika, J., & Istiono, H. (2026). Perbandingan kinerja struktur beton bertulang dan struktur komposit pada Gedung Universitas Katolik Darma Cendika. Jurnal Teknik Sipil, 7(1), 51–64. https://doi.org/10.31284/j.jts.2026.v7i1.8869
Horse, V., dkk. (2024). Analisis dampak penambahan lantai terhadap perkuatan struktur kolom dan pondasi bangunan ruko 9 lantai. Teslink: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 6(1), 142–156.
Jati, S. K., Purnomo, W. A. S., & Antonius. (2024). Redesign struktur gedung hotel 6 lantai menggunakan portal baja. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 249–263.
Nugroho, H. T., Suhendra, S., & Nuklirullah, M. (2021). Analisa perhitungan struktur baja menggunakan program ETABS. Jurnal Talenta Sipil, 4(2), 120–127. https://doi.org/10.33087/talentasipil.v4i2.60
Pah, J. J. S., Nalle, D. V. E. C., & Bella, R. A. (2023). Perubahan respons struktur bangunan gedung akibat komponen non-struktural. Jurnal Teknik Sipil, 12(2), 145–158.
Pongsinoran, R., & Utomo, E. (2024). Review desain struktur portal baja konstruksi Pasar Kota Tarakan. Civil Engineering Scientific Journal, 3(3), 118–130. https://doi.org/10.35334/cesj.v3i3.5755
Pranowo, D. D., Widawati, E., & DeFretes, A. (2024). Re-disain profil baja pada sistem portal frame bangunan Laboratorium Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Banyuwangi. Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology, 3(1), 45–52.
Saputra, A. A., Winarto, S., & Ridwan, A. (2024). Perencanaan struktur baja pada konstruksi empat lantai pada Hotel Jaya Baya. Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil, 1(2), 248–258.
Saruni, C. V., Dapas, S. O., & Manalip, H. (2017). Evaluasi dan analisis perkuatan bangunan yang bertambah jumlah tingkatnya. Jurnal Sipil Statik, 5(9), 591–602.
Zachari, M. Y., & Turuallo, G. (2020). Analisis struktur baja tahan gempa dengan sistem SRPMK berdasarkan SNI 1729:2015 dan SNI 1726:2012. Rekonstruksi Tadulako: Civil Engineering Journal on Research and Development, 1(2). https://doi.org/10.22487/renstra.v1i2.24
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Stery Rengku, Mario M. L. Moningka, Nixon Servius Mantiri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







