Tinjauan Perencanaan Struktur Atas Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kota Manado dengan Analisis Respons Spektrum Berbasis ETABS

Authors

  • Adolpin Paulina Meran Tarelluan Politeknik Negeri Manado
  • Seska Nicolaas Politeknik Negeri Manado
  • Helen Grace Mantiri Politeknik Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.55606/juprit.v5i3.6951

Keywords:

ETABS, Inter-Story Drift, Response Spectrum, SNI 1726:2019, Superstructure

Abstract

The Public Health Laboratory building in Manado stands in an area with a mapped short-period spectral acceleration of 1.1415 g, so its superstructure has to be checked against the seismic provisions currently in force. This study re-examines the columns, beams, and floor slabs of the two-storey reinforced concrete frame through a three-dimensional model built in ETABS Ultimate v19.1.0. Seismic demand was taken from modal response spectrum analysis following SNI 1726:2019 for site class SD, with SDS of 0.794 g and SD1 of 0.6612 g. The frame uses 25 MPa concrete and 420 MPa reinforcement, with 450 mm square columns, 300 mm by 600 mm main beams, and a 120 mm slab. The fundamental period of 0.367 second stays under the 0.414 second upper bound, and cumulative modal mass passes 90 percent as early as the fourth mode. Flexural steel demand is governed almost everywhere by the minimum area of 542 square millimetres, peaking at 969 square millimetres in the 7.0 metre span. Three items remain unresolved: the slab is thinner than the code minimum for the largest panel, the drift output reads exactly zero and was replaced by an analytical estimate of 11.2 millimetres against a 40 millimetre limit, and second-floor joints on grids F to I return a capacity ratio of 1.48. A hand check shows that 500 millimetre columns with eight 25 millimetre bars bring that ratio down to 0.85.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdilah, F., Istiqomah, Batubara, B. N., Kudwadi, B., & Supratman, O. (2022). Analisis kinerja struktur gedung asimetris akibat beban gempa (Studi kasus: Gedung Kantor Pelayanan Pemerintah POLRES Kota Bekasi). Jurnal Sipil Kokoh, 20(1), 17–28.

American Concrete Institute. (2014). Building code requirements for structural concrete (ACI 318-14) and commentary (ACI 318R-14). American Concrete Institute.

Apriliani, R., Kudwadi, B., & Batubara, B. N. (2025). Analisis kinerja struktur Gedung Rusun ASN 3 akibat beban gempa. Jurnal Sipil Kokoh, 23(1), 33–50.

Arrasyid, M. I., Istiqomah, Batubara, B. N., & Kudwadi, B. (2023). Evaluasi kinerja struktur bangunan gedung tahan gempa dengan metode analisis respons spektrum dan time history (Studi kasus: Gedung Direktorat Narkoba dan Direktorat Intelkam Polda Jabar Kota Bandung). Jurnal Sipil Kokoh, 21(2), 67–80. https://doi.org/10.17509/k.v21i2.60213

Astariani, N. K., Astika, I. K., Juliawan, I. K. H., & Hidayatulah, S. (2025). Studi komparasi parameter respons spektrum gempa desain SNI 1726-2012 terhadap SNI 1726-2019 daerah Bali Utara dan Bali Barat. Jurnal Teknik Gradien, 17(1), 106.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019 Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung. Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019 Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1727:2020 Beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain. Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 8900:2020 Panduan desain sederhana untuk bangunan beton bertulang. Badan Standardisasi Nasional.

Dipohusodo, I. (1994). Struktur beton bertulang. Gramedia Pustaka Utama.

Enggartiasto, L., Mahmud, F., & Widiatmoko, K. W. (2023). Evaluasi tingkat kelayakan struktur gedung eksisting 8 lantai di Kota Semarang. Teknika, 18(1), 12–22. https://doi.org/10.26623/teknika.v18i1.6469

Hilmi, M., Erizal, & Febrita, J. (2021). Analisis kinerja struktur pada bangunan bertingkat dengan metode analisis respons spektrum berdasarkan SNI 1726:2019. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 6(3), 143–158. https://doi.org/10.29244/jsil.6.3.143-158

Honarto, R. J., Handono, B. D., & Pandaleke, R. (2019). Perencanaan bangunan beton bertulang dengan sistem rangka pemikul momen khusus di Kota Manado. Jurnal Sipil Statik, 7(2), 201–208.

Karisoh, P. H., Dapas, S. O., & Pandaleke, R. (2018). Perencanaan struktur gedung beton bertulang dengan sistem rangka pemikul momen khusus. Jurnal Sipil Statik, 6(6), 361–372.

Laily, R., Sumajouw, M. D. J., & Wallah, S. E. (2019). Perencanaan gedung training center konstruksi beton bertulang 4 lantai di Kota Manado. Jurnal Sipil Statik, 7(8), 1095–1106.

Liando, F. J., Dapas, S. O., & Wallah, S. E. (2020). Perencanaan struktur beton bertulang gedung kuliah 5 lantai. Jurnal Sipil Statik, 8(4), 471–482.

Mahmud, F., Suparjo, S., Merdana, I. N., & Suharto, S. (2024). Analisa numerik perkuatan sambungan balok-kolom dengan haunch, extended end plate dan baut dengan metode elemen hingga pada bangunan SMF. Spektrum Sipil, 11(1), 9–18. https://doi.org/10.29303/spektrum.v11i1.343

Muliadi, M., Afifuddin, M., & Aulia, T. B. (2017). Analisis simpangan antar lantai pada bangunan menggunakan base isolator di wilayah gempa. Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi, 3(4), 26–27.

Muzani, A. A. S., Zhafira, T., Widorini, T., & Setiawan, B. (2025). Analisis struktur berdasarkan SNI 1726:2019 pada gedung asrama di Pedurungan Semarang. Jurnal Teknik Sipil: Rancang Bangun, 11(2).

Palit, C. M., Pangouw, J. D., & Pandaleke, R. (2016). Perencanaan struktur gedung hotel Jalan Martadinata Manado. Jurnal Sipil Statik, 4(4), 263–270.

Permana, C. B. S. (2021). Design response spectra based on earthquake hazard maps and specific soil properties at Indonesian ports according to SNI 1726 2019. Jurnal Teknik Sipil, 17(1), 41–54. https://doi.org/10.28932/jts.v17i1.3423

Pinontoan, F. P. (2017). Perencanaan bangunan beton bertulang dengan sistem rangka pemikul momen khusus di Kota Manado. Jurnal Sipil Statik, 6(1), 22–33.

Prayuda, H., Maulana, T. I., Putra, F. M. Y., Salsabila, B., & Saleh, F. (2023). Pengaruh ketidakberaturan bentuk bangunan beton bertulang bertingkat tinggi terhadap perilaku seismik. Jurnal Teknik Sipil, 30(2), 307–320. https://doi.org/10.5614/jts.2023.30.2.17

Santoso, A. N., & Astawa, M. D. (2022). Performance evaluation of 34 floors building structure in Surabaya based on SNI 1726:2012 and SNI 1726:2019. Jurnal Teknik Sipil, 18(2), 185–201. https://doi.org/10.28932/jts.v18i2.3807

Simbolon, S. C. R., Tampubolon, S. P., & Mulyani, A. S. (2023). Performance analysis of horizontal irregular buildings based on response spectrum and time history method. Jurnal Pensil, 12(3). https://doi.org/10.21009/jpensil.v12i3.37850

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Adolpin Paulina Meran Tarelluan, Seska Nicolaas, & Helen Grace Mantiri. (2026). Tinjauan Perencanaan Struktur Atas Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kota Manado dengan Analisis Respons Spektrum Berbasis ETABS . Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik, 5(3), 307–326. https://doi.org/10.55606/juprit.v5i3.6951