Karakteristik dan Perilaku Masyarakat tentang Penyediaan Air Bersih di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Kota Palembang

Authors

  • Ida Rusdiana Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Kamsul Kamsul Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Intan Kumalasari Poltekkes Kemenkes Palembang

DOI:

https://doi.org/10.55606/detector.v3i3.5582

Keywords:

Actions, Attitudes, Clean, Knowledgeprovision, Water

Abstract

Clean water is a basic human need to achieve a healthy standard of living. Human survival is greatly influenced by the quality of water and the availability of water in sufficient quantities. In Keramasan Village, there are still many people who have bad habits in providing clean water. People use the river as a place to bathe, wash clothes, wash dishes and throw away garbage.The level of knowledge, attitudes and actions of the community regarding the provision of clean water in Keramasan Village, Kertapati District, Palembang City.This type of research is descriptive research with a cross-sectional design. The population in this study were 159 families living in RT 11 and RT 12 in Keramasan Village. The total sample of respondents in this study was 67 families. Sampling was carried out using a random sampling technique, which aims to ensure that the sample can represent all families.From the results of the study on the provision of clean water, the level of knowledge of 46.3% of respondents had a low level of knowledge, in contrast to the attitude of 67.1% of respondents showing a good attitude. and 59.7% of respondents have poor actions regarding the provision of clean water.From the results obtained, it can be concluded that the community in Keramasan sub-district regarding the provision of clean water, at the level of knowledge, most respondents still have a low level of knowledge, most respondents already have attitudes in the good category, and most people have actions in the bad category.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, N., Hayati, R., & Irianty, H. (2018). The quality of bacteriological study and use of water or dug wells with an occurrence of waterborne diseases in the village West Pasayangan. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 15–20. Universitas Islam Kalimantan MAAB Banjarmasin.

Damayanti, A., Saepudin, M., & Susilawati. (2023). Journal of Environmental Health and Sanitation Technology, 2(1), 136–140.

Elamin, M. Z., Ilmi, K. N., Tahrirah, T., Zarnuzi, Y. A., Suci, Y. C., Rahmawati, D. R., Dwi, P. D. M., Kusumaardhani, R., Rohmawati, R. A., Bhagaskara, P. A., & Nafisa, I. F. (2018). Analysis of waste management in the village of Disanah, district of Sreseh Sampang, Madura. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(4), 368–375. https://doi.org/10.20473/jkl.v10i4.2018.368-375

Euis Kusumarini, & Embon, S. (2020). Pentingnya penyediaan fasilitas air bersih di lingkungan sekolah agar menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di SDN 020 Samarinda Utara. Pendas Mahakam: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(1), 87–92. https://doi.org/10.24903/pm.v5i1.1089

Faema, W. (2024). Peran pendidikan karakter dalam membentuk sikap positif terhadap belajar anak di sekolah. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 11002–11008. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp

Febriawati, L., Mellaty, R., & Widowati, T. (2021). Analisis aksesibilitas air bersih dalam rangka peningkatan ketahanan keluarga di DKI Jakarta. Jurnal Lembaga Ketahanan Nasional, 9, 24–40.

Febryani, D., Rosalina, S. E., & Susilo, W. H. (2021). Hubungan antara pengetahuan, usia, tingkat pendidikan dan pendapatan kepala keluarga dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di Kecamatan Kalideres Jakarta Barat. Carolus Journal of Nursing, 3(2), 170–180. https://doi.org/10.37480/cjon.v3i2.74

Fitria, D., & Moerdhanti, I. A. (2022). Hubungan antara tingkat pendidikan terhadap pengetahuan masyarakat tentang hipertensi di Posbindu Desa Srigading, Sanden, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 7(1), 40–44. https://doi.org/10.37089/jofar.vi0.116

Gayatri, D. (2014). Mendesain instrumen pengukuran sikap. Jurnal Keperawatan Indonesia, 8(2), 76–80. https://doi.org/10.7454/jki.v8i2.151

Ghiffari, F., Himayani, R., Ilmu, B., Mata, P., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2024). Trakoma: Penyakit tropis terabaikan (Trachoma: A neglected tropical disease). Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 14, 987–991.

Haryanti, I., & Camelia, R. (2024). Analisis pengetahuan dan ketersediaan air bersih dengan kejadian diare pada balita. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma’arif Baturaja, 9(1), 199–205. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v9i1.356

Ifta Mu’arif Daud, A. K., Naue, A. K., & W. I. S. M. (2023). Implementasi PMK No. 3 Tahun 2020 tentang klasifikasi dan perizinan rumah sakit di RSUD Toto Kabila. Jurnal Implementasi PMK, 2(2), 2–7.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. Kemenkes RI.

Kholiq, A. (2015). Evaluasi keberhasilan program air minum dan sanitasi (PAMSIMAS) di Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes. Media Komunikasi Teknik Sipil, 20(2), 125–133. https://doi.org/10.12777/mkts.20.2.125-133

Kumalasari, I., Puspita, W., Ramadanti, G., & Putra, A. A. (2025). Higiene sanitasi depot air minum isi ulang: Surveilans kesehatan lingkungan di wilayah kerja Puskesmas Punti Kayu Palembang. DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan, 3(3), 163–171. https://doi.org/10.59581/diagnosa-widyakarya.v3i3.5401

Mahendra, M. M., & Ardiani, I. G. A. K. S. (2015). Pengaruh umur, pendidikan, dan pendapatan terhadap niat beli konsumen pada produk kosmetik The Body Shop di Kota Denpasar. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, 442–456.

Maliangkay, K. S., Erinaputri, N., Salsabila, N., & Setiawati, M. E. (2022). Analisis hubungan kondisi ekonomi masyarakat terhadap pemakaian air bersih. Jurnal Kesehatan Tambusai, 592–599.

Mawardi, M. (2019). Rambu-rambu penyusunan skala sikap model Likert untuk mengukur sikap siswa. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(3), 292–304. https://doi.org/10.24246/j.js.2019.v9.i3.p292-304

Mildulandy Rahim, Z., & Muchlisoh, S. (2021). Faktor yang mempengaruhi penggunaan sumber air minum layak di Bengkulu tahun 2018. Seminar Nasional Official Statistics, 2020(1), 1137–1146. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2020i1.605

MZ, M. Z., EG, E. G., & MU, M. U. (2022). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan akses air minum aman di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten OKU tahun 2021. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 5(1), 73–84. https://doi.org/10.32524/jksp.v5i1.392

Pekuwali, U. L., Indaryanto, H. W., Masduqi, A., Kimpraswil, D., & Sumba Timur, K. (2005). Evaluasi dan rencana pengembangan sistem distribusi air bersih di Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Purifikasi, 6(2), 109–114.

Sevtariansyah, S., Kumalasari, I., & Sukarjo, S. (2025). Hygiene sanitasi dan kualitas mikrobiologi pada depot air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Indralaya. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 3(4), 96–106. https://doi.org/10.57213/antigen.v3i4.864

Downloads

Published

2025-08-30

How to Cite

Rusdiana, I., Kamsul Kamsul, & Intan Kumalasari. (2025). Karakteristik dan Perilaku Masyarakat tentang Penyediaan Air Bersih di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Kota Palembang. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(3), 180–190. https://doi.org/10.55606/detector.v3i3.5582